Mabuk Pesawat: 9 Cara Mencegah Mual dan Pusing Saat Terbang

Mabuk pesawat muncul saat telinga bagian dalam merasakan guncangan, tetapi mata melihat kabin yang diam. Otak menerima dua sinyal yang bertentangan, lalu memicu mual, pusing, dan keringat dingin. Kabar baiknya, sebagian besar gejala bisa dicegah lewat kursi yang tepat, makanan sebelum terbang, dan obat yang diminum sebelum berangkat.

Penumpang berjalan di bawah papan Keberangkatan Domestik Terminal 1B Bandara Juanda Surabaya
Pencegahan mabuk pesawat dimulai sebelum masuk terminal keberangkatan, termasuk saat memilih kursi.

Ringkasan singkat

  • Kursi terbaik: di deretan sayap, karena bagian ini paling sedikit bergoyang. Pilih saat check-in Bandara Juanda.
  • Sebelum terbang: makan ringan dan hambar, hindari alkohol, cukup tidur.
  • Selama terbang: pandang titik tetap, jauhkan layar HP, kurangi gerakan kepala.
  • Obat: diminum sebelum berangkat, bukan setelah mual. Ikuti aturan kemasan.
  • Ke dokter jika muntah terus berlanjut atau muncul tanda dehidrasi.
Daftar isi

Kenapa orang bisa mabuk pesawat?

Mabuk pesawat adalah bentuk mabuk perjalanan (motion sickness) yang dipicu konflik sensorik. Menurut CDC Yellow Book (pembaruan April 2025), gejala muncul ketika sinyal dari sistem keseimbangan di telinga bagian dalam, mata, dan rasa gerak tubuh tidak cocok dengan pola yang diharapkan otak.

Di pesawat, konflik ini paling terasa saat turbulensi, ketika pesawat berbelok, atau saat Anda membaca. Badan merasakan naik-turun, sedangkan mata terpaku pada huruf yang diam. Gejalanya bertahap: menguap, wajah pucat, keringat dingin, lalu mual dan muntah.

Siapa yang paling rentan?

Anak usia sekolah, terutama 2–12 tahun, paling sering mengalami mabuk perjalanan. CDC mencatat puncaknya di usia 7–12 tahun, lalu menurun saat dewasa. Wanita juga lebih rentan daripada pria, terutama saat menstruasi, hamil, atau memakai pil KB.

Faktor lain yang disebut CDC dan Cleveland Clinic:

  • Migrain dan riwayat vertigo atau gangguan keseimbangan.
  • Riwayat keluarga. CDC menyebut faktor genetik menjelaskan 55–70% perbedaan kerentanan antarorang.
  • Kurang tidur dan perut kosong atau terlalu kenyang.

Kalau Anda sudah tahu sering mabuk darat di mobil, besar kemungkinan Anda juga perlu bersiap saat naik pesawat.

9 cara mencegah mabuk pesawat

Cara di bawah ini disusun dari rekomendasi CDC, NHS (layanan kesehatan Inggris), dan Cleveland Clinic. Langkah 1–4 dilakukan sebelum naik, sisanya selama penerbangan.

  1. Pilih kursi di deretan sayap. CDC dan Cleveland Clinic sama-sama menyarankan duduk dekat sayap, karena bagian tengah pesawat paling sedikit bergoyang. Pilih saat check-in online atau minta di konter.
  2. Ambil kursi jendela kalau bisa. Jendela memudahkan Anda memandang cakrawala, cara yang disarankan CDC dan NHS untuk menyelaraskan sinyal mata dan telinga.
  3. Makan ringan dan hambar 1–2 jam sebelumnya. NHS menyarankan menghindari makanan berat, pedas, dan alkohol sebelum serta selama perjalanan. Roti, biskuit, atau nasi dengan lauk sederhana lebih aman.
  4. Tidur cukup malam sebelumnya. Kurang tidur menurunkan toleransi tubuh terhadap guncangan. Ini sering terjadi pada penumpang pesawat jam 6 pagi dari Juanda yang berangkat dari rumah dini hari.
  5. Pandang titik tetap atau pejamkan mata. Saat guncangan terasa, lihat cakrawala lewat jendela. Kalau tidak ada jendela, pejamkan mata dan sandarkan kepala.
  6. Jauhkan HP, buku, dan layar film. CDC dan NHS menyebut membaca dan menatap layar sebagai pemicu utama. Ganti dengan musik atau podcast.
  7. Diamkan kepala. Sandarkan kepala ke sandaran kursi dan kurangi menoleh. Bantal leher membantu kepala tetap stabil.
  8. Atur napas pelan dan teratur. CDC menilai efek napas terkontrol sebagai sedang, tetapi cara ini gratis dan tanpa efek samping.
  9. Arahkan ventilasi kabin ke wajah. Udara segar membuat banyak penumpang merasa lebih nyaman. Ini saran praktis, bukan rekomendasi medis resmi.

Pakaian juga berpengaruh. Celana atau ikat pinggang yang menekan perut bisa memperparah mual, jadi pilih bahan longgar seperti di tips pakaian saat naik pesawat.

Ruang tunggu Bandara Juanda, tempat bersiap mencegah mabuk pesawat sebelum boarding
Waktu menunggu boarding bisa dipakai untuk makan ringan dan minum air putih.

Kapan obat anti mabuk sebaiknya diminum?

Obat anti mabuk sebaiknya diminum 30–60 menit sebelum berangkat, atau sesuai aturan pada kemasan. CDC menegaskan semua obat mabuk perjalanan bekerja paling baik jika diminum sebelum perjalanan. Setelah mual muncul, lambung bekerja lebih lambat sehingga obat sulit diserap.

ObatContoh di IndonesiaCatatan penting
DimenhydrinateAntimo (tablet 50 mg), Antimo Anak (sirup)Menyebabkan kantuk; jangan menyetir setelah minum
MeclizineTidak terverifikasiEfek kantuk lebih ringan menurut CDC
Scopolamine (koyok)Tidak terverifikasiKhusus dewasa, ditempel beberapa jam sebelum berangkat

Menurut Alodokter, dosis Antimo dewasa adalah 1 tablet 30 menit sebelum perjalanan. Efek sampingnya meliputi kantuk, mulut kering, dan penglihatan kabur, dan obat ini sebaiknya dihindari penderita glaukoma, penyakit hati, atau gangguan buang air kecil.

Perhatian untuk anak, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. CDC menyarankan cara tanpa obat lebih dulu untuk anak. Ibu hamil dan penderita glaukoma atau penyakit kronis perlu bertanya ke dokter atau apoteker sebelum minum obat apa pun. Informasi di halaman ini bukan pengganti nasihat medis.

Jahe dan gelang akupresur boleh dicoba sebagai pelengkap. CDC menilai buktinya masih lemah dan saling bertentangan, jadi jangan menjadikannya satu-satunya andalan.

Kalau sudah terlanjur mual di udara

Begitu mual terasa, hentikan aktivitas yang memicu, seperti membaca atau menonton. Sandarkan kepala, pejamkan mata, dan atur napas. Minum air putih sedikit-sedikit untuk mencegah dehidrasi.

Kantong muntah biasanya tersedia di kantong kursi depan. Kalau tidak ada, minta ke pramugari, termasuk jika Anda butuh air atau ingin pindah ke kursi kosong yang lebih dekat sayap.

Segera periksa ke dokter setelah mendarat jika muntah terus berlanjut, Anda tidak bisa minum, atau muncul tanda dehidrasi seperti lemas berat dan jarang buang air kecil. Cleveland Clinic juga menyarankan pemeriksaan bila gejala mirip mabuk muncul padahal Anda tidak sedang bepergian.

Turbulensi: seberapa perlu dikhawatirkan?

Turbulensi memicu mual, tetapi jarang membahayakan penumpang yang duduk dengan sabuk terpasang. Laporan riset Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB, 2021) mencatat sekitar 79% korban cedera serius akibat turbulensi pada 2009–2018 adalah awak kabin yang sedang berdiri atau bekerja.

Penumpang yang cedera umumnya sedang tidak duduk atau tidak memasang sabuk. Karena itu, tetap kenakan sabuk pengaman setiap kali duduk, walaupun lampu tanda sabuk sudah padam.

Setelah mendarat: perjalanan darat ke Malang

Sebagian penumpang masih merasa pusing setelah turun dari pesawat. Kalau perjalanan Anda berlanjut dari Juanda ke Malang, jalur darat sekitar 2 jam bisa memperpanjang rasa tidak nyaman bila Anda harus menyetir sendiri.

Travel Juanda Malang dari Makuta Travel menjemput di Terminal 1 dan 2, berangkat 8 kali sehari dari pukul 07.00 sampai 21.00. Tarifnya Rp150.000 per orang ke Kota Malang dan Rp170.000 ke Kota Batu, sudah termasuk tol dan parkir bandara. Sampaikan ke CS jika Anda mudah mabuk, supaya disiapkan kursi depan atau tengah. Alasannya dijelaskan di posisi duduk terbaik di mobil travel.

Satu hal penting: jika sudah minum obat anti mabuk sebelum terbang, jangan menyetir sendiri setelah mendarat karena efek kantuknya bisa bertahan beberapa jam.

Kesimpulan

Mabuk pesawat paling efektif dicegah sebelum naik. Pilih kursi di deretan sayap dan dekat jendela, makan ringan dan hambar, lalu minum obat anti mabuk 30–60 menit sebelum berangkat bila Anda memang rentan. Selama penerbangan, jauhkan layar, pandang titik tetap, dan tetap pasang sabuk pengaman.

Kalau Anda mendarat di Juanda dan masih ingin beristirahat, kirim nomor penerbangan dan alamat tujuan ke CS Makuta Travel lewat WhatsApp untuk memesan kursi travel door to door ke Malang.

Mendarat di Juanda, langsung pulang ke Malang

Kirim nomor penerbangan dan alamat tujuan di Malang atau Batu. CS kami mencocokkan jam jemput dengan jadwal mendarat Anda, 24 jam lewat WhatsApp.

Pesan via WhatsApp

Dipublikasikan 8 Oktober 2026. Terakhir diperbarui 8 Oktober 2026.